ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN DAN PENDIDIKAN WANITA USIA SUBUR DENGAN KEPATUHAN MELAKUKAN PAPSMEAR DI RS UMUM PERTAMINA PALEMBANG
DOI:
https://doi.org/10.70656/stjhs.v3i1.816Keywords:
pengetahuan, pendidikan, kepatuhan, pap smear, wanita usia suburAbstract
Kanker serviks merupakan salah satu penyebab kematian utama pada perempuan yang dapat dicegah melalui deteksi dini dengan Papsmear. Namun, kepatuhan wanita usia subur (WUS) dalam melakukan Papsmear masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dan pendidikan WUS dengan kepatuhan melakukan Papsmear di RS Umum Pertamina Palembang. Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan 410 responden yang diambil secara accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis secara univariat serta bivariat dengan uji Chi-Square (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang (73,9%) dan pendidikan menengah (61%). Kepatuhan melakukan Papsmear masih rendah, hanya 94 responden (28,4%) yang telah melakukan pemeriksaan. Analisis Chi-Square menunjukkan adanya hubungan bermakna antara pengetahuan dengan kepatuhan Papsmear (p = 0,000), di mana seluruh responden dengan pengetahuan baik telah melakukan Papsmear, sementara hampir semua responden dengan pengetahuan kurang belum melakukannya. Selain itu, terdapat hubungan bermakna antara pendidikan dengan kepatuhan Papsmear (p = 0,000), di mana seluruh responden dengan pendidikan tinggi telah melakukan Papsmear, sedangkan seluruh responden berpendidikan dasar belum melakukannya. Kesimpulannya, tingkat pengetahuan dan pendidikan WUS berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan melakukan Papsmear. Disarankan bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi dan promosi kesehatan reproduksi secara berkelanjutan guna meningkatkan kepatuhan WUS terhadap Papsmear sebagai upaya deteksi dini kanker serviks.
Downloads
References
Amelia, R., Pratiwi, D., & Sasmita, R. (2024). Pendidikan dan kepatuhan pemeriksaan Papsmear pada wanita usia subur. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 19(2), 145–153.
Ayuni, D. Q., & Ramaita, R. (2019). Pengaruh Pemberian Pendidikan Tentang Kanker Serviks Terhadap Pengetahuan Deteksi Dini Kanker Serviks Pada Wanita Usia Subur. Jurnal Kesehatan Perintis, 6(2), 89–94.
Banjarnahor, S. (2024). Pencegahan Kanker Serviks. CV Jejak (Jejak Publisher).
Farida, & Nurhidayah, O. F. (2017). Pengetahuan Kanker Serviks Dalam Tindakan Melakukan Papsmear Pada Wanita Usia Subur (Di Desa Tulungrejo Kecamata Besuki Kabupaten Tulungagung Tahun 2017). In Journal Of Nursing Practice (Vol. 1, Issue 1). http://jurnal.strada.ac.id/
Febriana, R., Hermayanti, Y., & Mamuroh, L. (2021). Gambaran Pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) tentang Deteksi Dini Kanker Serviks di Puskesmas Karangmulya Kabupaten Garut. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-Ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan Dan Farmasi, 21(1), 171–179.
Green, L. W. (2021). Health Promotion Planning: An Educational and Environmental Approach. New York: McGraw-Hill.
Handayani, R. (2020). METODOLOGI PENELITIAN SOSIAL (1st ed.). Trussmedia Grafika. https://www.researchgate.net/publication/340663611
Hikmah, A., Monica, O. T., & Ningsih, N. K. (2024). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Wanita Usia Subur (WUS) dalam Pemeriksaan Papsmear di Puskesmas Kotabaru Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir Riau Tahun 2023. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 24(3), 2062. https://doi.org/10.33087/jiubj.v24i3.4690
Kemenkes, R. I. (2015). Peraturan menteri kesehatan republik Indonesia nomor 34 tahun 2015 tentang penanggulangan kanker payudara dan kanker leher Rahim. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes, R. I. (2016). Pedoman Teknis Pengendalian Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim. Kementrian Kesehatan RI. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Lestari, T., & Handayani, S. (2021). Hubungan pengetahuan dengan kepatuhan pemeriksaan Papsmear pada wanita usia subur. Jurnal Kebidanan Indonesia, 12(2), 85–93.
Madiuw, D., Tahapary, W., Rahmawati, A., Imansari, B., Nurhidayah, I., & Napisah, P. (2022). Skrining Kanker Serviks. Penerbit NEM.
Mansyarif, R., & Farah, I. (2023). Identifikasi Faktor-Faktor Pasangan Usia Subur Tidak Melakukan Pemeriksaan Papsmear di Wilayah Kerja PuskesmasRambihaSangkula. JurnalKesehatan Tambusai, 4, 1730–1738.
Mastutik, G., Alia, R., Rahniayu, A., Kurniasari, N., & Setijo Rahaju, A. (2015). Skrining Kanker Serviks dengan Pemeriksaan Papsmear di Puskesmas Tanah Kali Kedinding Surabaya dan Rumah Sakit Mawadah Mojokerto. Majalah Obstetri & Ginekologi, 23(2), 54–60.
Nawangwulan, K. (2021). Pengetahuan dan Sikap Wanita Usia Subur Terhadap Perilaku Pemeriksaan Papsmear. Journal Health and Science ; Gorontalo Journal Health & Science Community, 5.
Notoadmodjo, S. (2012). metediologi penelitian kesehatan. Renika Cipta.
Notoadmojo, S. (2018). Health Research Methodology, PT. Rineka Cipta, Jakarta.
Notoatmodjo, S. (2020). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nurfitriani, N. (2019). Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Wus Dalam Upaya Pencegahan Kanker Serviks Melalui Tes Iva Di Puskesmas Putri Ayu. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 8(1), 66–77.
Putri, N. A., Yuliana, R., & Saputra, M. (2024). Pengetahuan dan perilaku deteksi dini kanker serviks pada WUS. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 19(3), 201–209.
Rachmawari, C. W. (2019). Promosi kesehatan dan ilmu perilaku.
Rosenstock, I. M., Strecher, V. J., & Becker, M. H. (2020). Social learning theory and the Health Belief Model. Health Education Quarterly, 47(1), 15–28.
Sari, D., Rahmawati, E., & Wulandari, A. (2022). Faktor yang memengaruhi kepatuhan Papsmear pada wanita usia subur. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 13(1), 45–54.
Wawan, A., & Dewi, M. (2010). Teori dan pengukuran pengetahuan, sikap dan perilaku manusia. Yogyakarta: Nuha Medika, 12.
Wulandari, A., & Sari, D. (2021). Faktor pendidikan terhadap kepatuhan Papsmear pada wanita usia subur. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 12(3), 180–188.



.png)
.png)



.png)
.png
)


