Kebermaknaan Hidup pada Lansia yang Menjalani Usia Senja dalam Kesendirian di Desa Karang Sari

Authors

  • Enny Nuraini Universitas Anak Bangsa
  • Aslam Tamisa Universitas Anak Bangsa
  • Koko Dwiyanto Universitas Anak Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.70656/jopah.v2i2.730

Keywords:

kebermaknaan hidup, studi kasus, adaptasi psikososial, krisis eksistensial, lansia

Abstract

Penelitian kualitatif studi kasus ini bertujuan mendalami dinamika pencarian dan pembentukan kebermaknaan hidup (meaning in life) pada lansia di Palembang di tengah tantangan psikososial usia senja. Melalui pendekatan kualitatif pada empat partisipan dengan variasi latar belakang sosial ekonomi dan struktur domestik (Bapak S, Bapak W, Ibu Y, dan Ibu E), data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, serta alat skrining psikologis SRQ-20 dan Tes Fungsi Mental Lansia (TFML). Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun seluruh partisipan memiliki fungsi kognitif yang utuh (TFML normal), mereka mengalami gejala gangguan emosional tingkat sedang (SRQ-20) berupa kecemasan, kesepian, dan kelelahan fisik-emosional. Kendati demikian, tekanan eksistensial tersebut tidak menghilangkan makna hidup. Kebermaknaan hidup terbukti tetap terwujud dan dipertahankan melalui adaptasi aktif lansia dalam menjalankan peran yang tersisa seperti kemandirian personal, aktivitas ekonomi domestik, perawatan keluarga, keterlibatan sosial lokal, dan spiritualitas. Studi ini menyimpulkan bahwa kebermaknaan hidup lansia merupakan proses dialektis antara penerimaan keterbatasan fisik dan pemeliharaan otonomi diri, yang memerlukan dukungan psikososial berbasis komunitas untuk menjaga keberdayaan mereka di masa senja.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Fadila, N., & Solihah, N. (2022). Dukungan sosial dan keterlibatan komunitas dalam meningkatkan kebermaknaan hidup lansia di area pedesaan. Jurnal Psikologi Perkembangan Dan Komunitas, 10(2), 115–124.

Frankl, V. E. (2003). Man’s search for meaning: An introduction to logotherapy (5th ed.). Beacon Press.

Manafe, L. A., & Berhimpon, I. (2022). Hubungan interaksi sosial dan kesepian dengan tingkat depresi pada lanjut usia. Jurnal Ilmiah Hospital Science, 11(1), 45–53.

Sanjaya, W. (2015). Penelitian kualitatif: Konsep, prinsip, dan operasionalisasinya dalam penelitian pendidikan dan ilmu sosial. Kencana Prenada Media Group.

Solihin, A., & Anwar, M. K. (2024). Re-konstruksi eksistensi dan integritas spiritual lansia yang hidup mandiri: Studi etnografi psikologis. Jurnal Gerontologi Dan Kesejahteraan Sosial, 12(1), 30–42.

Tiara, R., & Lasnawati, E. (2022). Makna hidup dan koping stres pada lansia yang mengalami transisi peran domestik. Jurnal Psikologi Eksistensial Indonesia, 8(3), 201–212.

Downloads

Published

31-08-2026

How to Cite

Enny Nuraini, Aslam Tamisa, & Koko Dwiyanto. (2026). Kebermaknaan Hidup pada Lansia yang Menjalani Usia Senja dalam Kesendirian di Desa Karang Sari. Journal of Psychology and Humans, 2(2), 48–53. https://doi.org/10.70656/jopah.v2i2.730