ANALISIS STRATEGI MARKETING SYARIAH DALAM MENINGKATKAN JUMLAH NASABAH TABUNGAN ROFIQOH BERAKAD WADI’AH YAD DHAMANAH (STUDI KASUS BANK SUMSEL BABEL SYARIAH KC LUBUKLINGGAU)
DOI:
https://doi.org/10.70656/jend.v2i2.536Keywords:
Marketing Syariah, Strategi Pemasaran, Wadi’ah Yad Dhamanah, TabunganAbstract
Artikel ini menganalisis strategi marketing syariah dalam meningkatkan jumlah nasabah pada Produk Tabungan Rofiqoh berakad wadi’ah yad dhamanah di Bank Sumsel Babel Syariah KC Lubuklinggau. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan penelitian lapangan melalui observasi, wawancara semi‑terstruktur, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil analisis menunjukkan penerapan bauran pemasaran jasa (7P) yang menonjolkan kemudahan dan keamanan produk, biaya yang terjangkau, distribusi dan promosi berbasis komunitas, serta peran penting kualitas SDM layanan. Artikel merekomendasikan penguatan promosi digital tersegmentasi, standarisasi edukasi akad wadi’ah sesuai fatwa, dan perbaikan proses layanan untuk mendukung akuisisi sekaligus retensi nasabah.
Downloads
References
Aini, Z. (2025). The effect of marketing mix on customer loyalty Indonesian Sharia Bank in Banda Aceh with satisfaction as an intervening variable. Jurnal Manajemen dan Bisnis (PERFORMA), 22(1). https://doi.org/10.29313/performa.v22i1.6183
Aman, A. (2020). Islamic marketing ethics for Islamic financial institutions. International Journal of Ethics and Systems, 36(1), 1–11. https://doi.org/10.1108/IJOES-12-2018-0182
Hanafi, M. M. (2003). Manajemen. (rujukan konsep strategi; p. 136).
Hidayatullah, M. F., Irawan, B., Sudaryanto, & Roziq, A. (2023). Formulation of sharia marketing strategy in Bank Syariah Indonesia. Quality - Access to Success, 24(196), 280–284. https://doi.org/10.47750/QAS/24.196.34
Kasmir. (2006). Pemasaran Bank (p. 171). Prenada Media.
Kotler, P., & Susanto, A. B. (2000). Manajemen Pemasaran di Indonesia. Salemba Empat.
Nirmala, I. A., & Rahayu, Y. S. (2022). Pengaruh Islamic marketing mix terhadap keputusan menjadi nasabah dengan minat sebagai variabel mediasi. Jurnal Tabarru’: Islamic Banking and Finance, 5(2). https://doi.org/10.25299/jtb.2022.vol5(2).9430
Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah.
Robbins, S. P. (1994). Teori Organisasi: Struktur, Desain dan Aplikasi (p. 6).
Dewan Syariah Nasional–Majelis Ulama Indonesia. (2000). Fatwa DSN‑MUI No. 02/DSN‑MUI/IV/2000 tentang Tabungan.




.png)
.png)



.png)
.png
)


