ANALISIS IMPLEMENTASI AKAD WADI’AH PADA PRODUK TABUNGAN EASY WADI’AH DI BANK SYARIAH INDONESIA KC KAYUAGUNG

Authors

  • Ulil Amri Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.70656/emisja.v2i2.532

Keywords:

Wadi’ah, Tabungan, Literasi Keuangan Syariah, Digital Banking

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi akad wadi’ah pada produk Tabungan Easy Wadi’ah di Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang (KC) Kayuagung, serta memetakan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT) dan isu-isu operasional yang mempengaruhi adopsi produk. Studi lapangan kualitatif dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dengan pihak internal bank (customer service/marketing), observasi proses layanan, dan telaah dokumen/ketentuan produk. Temuan menunjukkan bahwa Tabungan Easy Wadi’ah secara substantif menempatkan dana nasabah sebagai titipan (wadi’ah yad dhamanah) sehingga bank dapat memanfaatkan dana untuk kegiatan usaha, sedangkan pemberian bonus bersifat sukarela dan tidak diperjanjikan. Dari sisi nilai tawaran, produk menonjol karena bebas biaya administrasi, setoran awal ringan, kanal digital (BSI Mobile/BSI Net), dan akses tarik tunai luas melalui jaringan ATM BSI/Mandiri. Namun, penelitian juga mengidentifikasi hambatan berupa kualitas jaringan layanan dan keterbatasan infrastruktur tertentu (misalnya ketiadaan ATM setor tunai), serta tantangan literasi digital dan kepercayaan sebagian nasabah. Secara strategis, peluang pasar masih terbuka termasuk segmen non-muslim, tetapi ancaman preferensi masyarakat pada bank konvensional dan minimnya pemahaman terhadap perbankan syariah tetap menonjol. Artikel ini menawarkan rekomendasi perbaikan proses layanan, edukasi literasi syariah-digital, dan penguatan bauran pemasaran 7P agar kinerja penghimpunan dana dan pengalaman nasabah meningkat tanpa mengorbankan kepatuhan syariah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bank Syariah Indonesia. (2024). Laporan tahunan (Annual Report) 2024. PT Bank Syariah Indonesia Tbk.

DSN-MUI. (2000a). Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Nomor 02/DSN-MUI/IV/2000 tentang Tabungan.

DSN-MUI. (2000b). Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Nomor 01/DSN-MUI/IV/2000 tentang Giro.

Istikharoh, I., Apriyani, W., & Putri, W. (2024). Implementasi akad wadiah pada produk tabungan BSI Easy Wadiah di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Palembang PS Mall. Asy-Syarikah: Jurnal Lembaga Keuangan dan Bisnis, 6(1). https://doi.org/10.47435/asy-syarikah.v6i1.2635

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson.

Otoritas Jasa Keuangan. (2024b). Snapshot perbankan syariah Indonesia Desember 2024. OJK.

Pratama, A. G., & Mutia, E. (2022). Pengaruh kualitas pelayanan, kepercayaan, dan promosi terhadap keputusan nasabah menggunakan layanan bank syariah. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 8(1). https://doi.org/10.29040/jiei.v8i1.4308

Rahmadhani, S., & Iqbal, M. (2024). Analisis penerapan akad wadi’ah pada produk Tabungan Easy Wadi’ah (Studi kasus BSI KC Kayuagung). Naskah penelitian (tidak dipublikasikan).

Tjiptono, F., & Chandra, G. (2016). Service, quality & satisfaction (4th ed.). Andi.

Yusron, M., & Suryandari, D. (2022). The effect of religiosity in adopting digital banking services in Indonesia. European Journal of Business and Management Research, 7(6), 200–205. https://doi.org/10.24018/ejbmr.2022.7.6.1709

Az-Zarqa. (2014). Implementasi akad wadiah dalam perbankan syariah. Jurnal Dinamika Manajemen, 5(1). https://doi.org/10.15294/jdm.v5i1.3650

Suganda, M. (2025). Literasi keuangan syariah dan keputusan penggunaan layanan Bank Syariah Indonesia di kalangan mahasiswa. Al-Intaj: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 9(2). https://doi.org/10.29300/aij.v9i2.2463

Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Ulil Amri. (2025). ANALISIS IMPLEMENTASI AKAD WADI’AH PADA PRODUK TABUNGAN EASY WADI’AH DI BANK SYARIAH INDONESIA KC KAYUAGUNG. El-Mubarak: Islamic Studies Journal, 2(2), 46–59. https://doi.org/10.70656/emisja.v2i2.532